Halo, para kit-man rumahan dan kolektor jersey yang lagi galau! Pernah nggak sih, pas lagi sayang-sayangnya sama jersey retro atau jersey musim lalu yang harganya lagi naik-naiknya, eh pas dicuci atau dikeluarin dari lemari, huruf di punggungnya udah mulai “dadah-dadah” alias mengelupas? Atau logo sponsor di dada udah mulai retak-retak kayak hubungan yang dipaksain?
Sakitnya tuh di sini, bro! Apalagi kalau itu jersey player issue yang belinya pake perjuangan nabung berbulan-bulan. Tapi tenang, sebelum kamu mutusin buat bawa ke tukang press profesional atau (amit-amit) jadiin keset, ada beberapa trik DIY (Do It Yourself) yang bisa kamu lakuin di rumah.
Modalnya cuma sabar, teliti, dan alat-alat sederhana. Yuk, kita bedah tuntas cara restorasi jersey kesayangan kamu biar kembali fresh kayak baru keluar dari megastore!
Sebelum eksekusi, kita harus tahu dulu kenapa ini terjadi. Biasanya ada tiga tersangka utama:
Usia Bahan (Degradasi): Bahan Polyflex atau Rubber punya masa pakai. Kelamaan di lemari yang lembap bisa bikin lemnya kering.
Suhu Panas: Musuh terbesar jersey adalah mesin pengering (dryer) dan jemur langsung di bawah matahari yang lagi galak-galaknya.
Gesekan Mesin Cuci: Kalau kamu nyuci jersey original pake mesin cuci (apalagi disatuin sama jeans), fix itu adalah “hukuman mati” buat nameset kamu.
Nggak perlu alat bengkel, kok. Cukup siapin ini di meja kerja kamu:
Setrika Listrik: Senjata utama kita.
Kertas Roti (Parchment Paper) atau Kain Katun Tipis: Sebagai pelapis agar setrika nggak kontak langsung sama bahan jersey.
Pinset: Buat benerin posisi huruf yang melintir.
Lem Tekstil (Opsional): Kalau lem bawaannya emang udah bener-bener ilang.
Permukaan Datar yang Keras: Jangan setrika di atas kasur! Pakai meja setrika atau lantai yang dialasi kain tipis.
Pastikan jersey dalam keadaan bersih dan kering. Letakkan di permukaan yang rata. Kalau nameset-nya melintir atau terlipat, gunain pinset buat ngeratain posisinya sepresisi mungkin. Ingat, precision is key!
Jangan langsung pakai suhu maksimal! Atur setrika di suhu Low menuju Medium (biasanya di pengaturan Silk atau Wool). Kalau terlalu panas, bahan polyflex malah bisa meleleh dan ngerusak kain jersey-nya. Itu namanya bencana, bukan perbaikan.
Jangan pernah tempelin setrika langsung ke nameset. Tutup bagian yang mau diperbaiki dengan kertas roti atau kain katun putih tipis. Kertas roti paling direkomendasikan karena sifatnya yang tahan panas dan nggak lengket.
Ini kesalahan umum. Jangan menggosok setrika kayak lagi nyetrika kemeja sekolah. Teknik yang bener adalah ditekan (press).
Tekan setrika di atas bagian yang terkelupas selama 5-10 detik.
Angkat, lalu cek apakah sudah nempel.
Kalau belum, ulangi lagi. Jangan terlalu lama menekan di satu titik untuk menghindari overheat.
Setelah dirasa sudah nempel, jangan langsung dilepas kertas pelapisnya! Biarin dulu sampai suhunya benar-benar dingin. Lem polyflex butuh waktu buat “mengunci” saat suhunya turun. Kalau ditarik pas masih panas, nameset-nya bisa ikut ketarik lagi.
Kadang, nameset yang sudah lama lepas nggak punya daya rekat lagi. Kalau ditekan pakai setrika tetep nggak nempel, kamu butuh bantuan luar:
Lem Fabric (Tekstil): Olesin dikit banget pake tusuk gigi di bagian pinggiran yang lepas, lalu lakukan teknik press tadi.
Double Sided Heat Adhesive: Ini semacam lem lembaran tipis yang aktif kalau kena panas. Biasanya dipakai tukang jahit. Potong kecil sesuai bagian yang lepas, selipin di bawah nameset, lalu setrika.
Kalau masalahnya adalah retak (bukan lepas), jujur aja, ini lebih susah diperbaiki 100%. Tapi kamu bisa meminimalisirnya:
Lakukan teknik press dengan kertas roti untuk meratakan kembali bagian yang retak agar tidak semakin lebar.
Beberapa kolektor pakai spidol tekstil dengan warna senada buat “menyamarkan” retakan. Tapi ingat, ini cuma kosmetik, nggak benerin struktur bahannya.
Percuma diperbaiki kalau besoknya rusak lagi. Ini SOP nyuci jersey biar awet sampai anak cucu:
Cuci Tangan Saja (Handwash): Rendam pakai deterjen cair, kucek pelan di bagian yang kotor aja.
Jangan Diperas Ekstrem: Cukup tekan-tekan buat ngurangin air.
Jemur Terbalik: Bagian dalam di luar, dan jangan kena matahari langsung. Cukup diangin-anginkan.
No Ironing on Print: Kalau mau setrika jersey, balik jerseynya atau lapisi pakai kain. Jangan pernah tabrak langsung bagian sponsor/nameset.
Memperbaiki jersey sendiri itu punya kepuasan tersendiri, bro. Selain hemat biaya, kamu juga belajar buat lebih menghargai koleksi yang kamu punya. Desain jersey yang keren, nameset pemain legenda, semuanya layak buat dipertahankan.
Ingat, kunci utama DIY ini adalah kesabaran. Jangan buru-buru, jangan pakai suhu terlalu panas, dan selalu gunakan pelapis. Dengan teknik yang benar, jersey yang tadinya kelihatan “sampah” bisa jadi “harta karun” lagi di lemari kamu.
No products in the cart
Return to shopAmbil Promonya Sekarang Juga
Don't Show Again
Ya, Saya Mau!